Gadis Nakal Ini Kabur Dari Rumah Setelah Menuduh Ayahnya Berselingkuh, Ketika Ia Tahu Kenyataan Sebenarnya Semua Sudah Terlambat

Karakter seseorang dapat dibentuk dari keluarga dan lingkungannya, misalnya ketika memilih teman. Jika salah memilih teman, kemungkinan akan membawa seseorang ke jalan yang salah apalagi jika orang itu masih remaja yang labil. Itulah yang terjadi pada Ratih, gadis remaja yang masih duduk di bangku SMA.


Ratih adalah murid yang selalu bikin ulah di sekolah. Ia berkelahi dengan sesama murid dan memukul guru yang berniat melerainya. Akibat ulahnya, ayah Ratih dipanggil kepala sekolah dan membuat sakit jantung ayahnya kambuh. Belum selesai kekesalan ayahnya kepada Ratih, ia kembali membuat malu orangtuanya dengan mengambil kotak amal mesjid karena disuruh oleh pacarnya, Jaka.

Sponsored Ad

Tindakan Ratih ini membuat ayahnya semakin kesal bahkan hingga mengusir Ratih. Namun Ratih masih bebal dan tidak menyadari kesalahannya malah menuduh ayahnya telah berselingkuh padahal Ratih telah salah paham. Tidak mau mendengar penjelasan dari ayahnya, Ratih kabur dari rumah dan menyebabkan ayahnya meninggal karena serangan jantung.

Sponsored Ad


Saat tahu ayahnya telah meninggal, Ratih baru sadar akan kesalahannya dan memohon ampun dari ibunya. Namun seakan-akan hati ibu Ratih telah tertutup sehingga mengusir Ratih dari rumah. Ratih berusaha memperbaiki diri dan mencari pekerjaan untuk biaya pengobatan ibunya. Tapi beberapa orang menolak karena kesan negatif yang telah ada pada diri Ratih.

Untuk mendapatkan uang, Ratih menjadi tukang parkir namun lagi-lagi Jaka menjahati Ratih dengan mencuri motor yang sedang diparkir. Ratih yang menjadi bulan-bulanan warga dan dituduh bersekongkol dengan Jaka. Kesalahpahaman ini membuat kondisi ibunya semakin buruk dan membutuhkan perawatan di rumah sakit dengan biaya yang mahal.

Sponsored Ad


Ratih yang sangat ingin membantu ibunya, menjual ginjalnya untuk biaya pengobatan ibunya tanpa sepengetahuan ibu dan adik keduanya. Dengan uang yang ia dapat, ibunya dapat pulih kembali. Namun ibunya masih tidak mau memaafkan Ratih hingga akhirnya adik ketiga Ratih mengatakan bahwa Ratih telah menjual ginjalnya untuk biaya pengobatan ibunya.

Sponsored Ad

Walau cerita di atas adalah cerita fiktif, ada baiknya agar kita mengambil hikmah dari segala sesuatu yang telah diceritakan. Janganlah salah memilih teman sehingga menjerumuskan kalian ke jalan yang salah dan jadilah anak yang berbakti kepada orangtua sebelum penyesalan datang terlambat.

Sumber : Youtube

Kamu Mungkin Suka