Usai Bebas Dari BUI "Ferdian Paleka" Janji Akan Bikin Konten Lagi! Gak Kapok?

Belakangan ini kabar bebasnya Ferdian Paleka viral di media sosial.

Saat keluar dari rumah tahaanan, Ferdian Paleka dijemput oleh tim kuasa hukum, keluarga, dan kerabat.

Sponsored Ad

Ferdian Paleka yang mengenakan kaus ungu dengan mengenakan masker dan topi kembali menyampaikan permohonan maaf kepada transpuan kota Bandung atas kejadian prank pada awal Mei lalu.

"Saya, Ferdian Paleka mewakili teman-teman saya, meminta maaf telah membuat konten prank sembako sampah pada transpuan di Kota Bandung dan kami sangat menyesali perbuatan kami dan tak akan mengulang perbuatan kami," ucap Ferdian.

Ferdian mengaku akan memanfaatkan waktu dengan beristirahat sejenak setelah dinyatakan bebas dari tahanan. "Istirahat dulu aja di rumah," katanya.

Sponsored Ad

Ferdian pun tak menampik akan kembali membuat konten baru di Youtube. Namun ia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dengan melakukan prank terhadap transpuan dengan membagikan sembako berisi sampah.

"Lihat nanti aja ke depannya. Pasti lebih positif ya," ujarnya.

Sponsored Ad

Ferdian juga mengaku saat ini kondisinya lebih baik. Setelah menghirup udara bebas, Ferdian menyatakan lega. "Perasaan sudah lega, senang. Campur aduk pokoknya," ujarnya.

Seperti diketahui, Ferdian Paleka, Tubagus Fahddinar dan M. Aidil ditetapkan sebagai tersangka setelah ketiganya membagikan sembako berisi sampah kepada sejumlah transpuan. Video mereka pun menjadi viral.

Video prank tersebut direkam pada 1 Mei 2020. Awalnya, Ferdian Cs mulai melancarkan aksinya dengan sasaran transpuan di Jalan Ibrahim Adjie, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung.

Sponsored Ad

Selang dua hari kemudian video tersebut diunggah di akun Youtube Ferdian Paleka. Sejumlah korban melaporkan video tersebut ke polisi karena merasa terhina atas prank sembako abal-abal tersebut.

Ferdian Paleka sempat melarikan diri ke Lampung. Namun akhirnya tertangkap aparat gabungan pada 8 Mei 2020 lalu.

Setelah ditahan selama sekitar tiga minggu, Ferdian dan kawan-kawan dibebaskan. Kasus tersebut dihentikan setelah pihak kepolisian menerima pencabutan pelaporan kasus dari pelapor yang juga korban dalam video tersebut.

Sponsored Ad

Adapun Ferdian Paleka bersama dua rekannya dalam kasus ini dijerat terancam hukuman selama 12 tahun penjjara. Ketiganya dijerat Pasal 45 Ayat 3 UU ITE tentang penghinaan atau pencemaran nama baik melalui informasi elektronik. Serta dua pasal tambahan yakni Pasal 36 dan Pasal 51 Ayat 2 UU ITE Nomor 11 Tahun 2008, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjjara dan denda maksimal Rp 12 miliar.


Sumber : linetoday 

Kamu Mungkin Suka