Awalnya Aku Hanya Mencari Sosok Ayah Dalam Dirinya, Namun Aku Malah Terjerumus ke Dalam Dosa Besar yang Membuatku Menyesal Seumur Hidup

Jatuh cinta adalah salah satu anugerah yang diberikan oleh Sang Pencipta. Setiap manusia akan merasa bahagia saat jatuh cinta, namun perasaan ini juga dapat membutakan mata hati kita karena menghalalkan segala cara demi cinta. Hati-hati ya guys! Inilah yang terjadi kepada Mei.


Mei adalah gadis SMA dari keluarga broken home. Sejak kedua orangtuanya berpisah, Mei tinggal bersama ibunya. Mei yang masih remaja bertemu dengan pria yang berusia jauh lebih tua darinya di sebuah drama yang ia ikuti. Awalnya mereka hanya saling menyapa sebagai teman sepanggung saja namun lama-kelamaan malah menjurus pada hubungan spesial.

Sponsored Ad


Sejak saat itu, Mei terus menerus bertemu dengan pria yang dipanggilnya dengan sebutan Om itu hanya berdua. Bahkan si Om berani menyatakan bahwa ia menyayangi Mei dan berkata istrinya tidak bisa memberikan keturunan baginya. Sebagai remaja, sebenarnya Mei hanya ingin mencari sosok seorang ayah yang sangat ia rindukan. Tapi ia salah menerjemahkan rasa cinta itu menjadi perasaan untuk lawan jenis.

Sponsored Ad

Hubungan mereka semakin tidak terkendali dan mereka berani melakukan hubungan suami istri yang berakibat fatal. Mei mengandung anak dari si Om, tapi karena kondisinya masih sekolah, ia terpaksa menggugurkan kandungannya. Perasaan bersalah berkecamuk dalam hati kecilnya, saat itu ia merasa menjadi manusia yang paling jahat.


Sponsored Ad

Mei masih melanjutkan hubungan tanpa ikatan itu hingga ia diberi kesempatan mengandung lagi. Mereka berdua mengambil keputusan untuk mengontrak rumah dan tinggal bersama. Status Mei sebagai istri simpanan lama-lama terbongkar dan menjadi buah bibir tetangganya. Di satu sisi, Mei merasa sakit hati karena sebagai wanita, ia ingin membina rumah tangga yang sah di mata Tuhan dan sesama.

Tapi di sisi lain, mata hati Mei masih tertutup karena terlalu cinta dan sayang kepada si Om. Namun Mei sampai di satu titik di mana ia tidak tahu lagi harus berbuat apa. Mei memilih berserah dan bertobat. Mei mengembalikan pria yang ia cintai dengan salah itu kepada istri dan keluarganya. Mei sadar apa yang selama ini ia lakukan adalah kekejaman di mata Tuhan.

Sponsored Ad

Jalan hidup Mei menjadi contoh nyata bagi kita semua agar kita dapat lebih berhati-hati ketika dimabuk asmara. Janganlah menghalalkan segala cara agar dapat bersama dengan orang yang kita cintai, jika cara itu salah dan menyakiti banyak orang. Semoga kisah hidup Mei menjadi bahan renungan agar kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Amin.

Sumber : Youtube

Kamu Mungkin Suka