Ibu Ini Sangat Giat Menjalani Ibadah Puasa, Namun Tak Ada yang Menyangka Kenyataan Sebenarnya Sungguh Memilukan Hati Keluarganya

Ramadhan adalah bulan yang dinanti oleh semua umat Muslim. Bulan dimana iman kita semakin diuji untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi sehingga layak menyambut hari kemenangan. Momen Ramadhan memang sangat mengena di hati masing-masing orang yang menjalaninya. Bisa saja, Ramadhan tahun kemarin semua anggota keluarga masih lengkap namun Ramadhan tahun ini ada salah satu anggota yang sudah meninggalkan kita.

Seperti kisah yang diangkat dari iklan Ramayana ini. Sebuah keluarga kecil tinggal bersama ibu mertua yang sudah tua. Setiap hari, ibu ini merasakan suasana Ramadhan. Ketika hari mulai subuh, ibu ini menyuruh membangunkan suami dari anaknya untuk ikut sahur.

Sponsored Ad


“Suamimu mana?” tanya ibu. “Gak sahur,” jawab anak perempuannya. “Terus bapakmu? Bangunin sana.” lanjut ibu ini.

Ketika siang hari, cucunya yang bernama Panji ingin membeli makanan tapi dilarang oleh neneknya. Dia meminta Panji ikut belajar puasa juga. Mereka juga pergi berbelanja untuk menyiapkan keperluan Lebaran. Malam harinya, ibu mertua ini bersiap taraweh sambil mengajak anak menantunya, “Eh, taraweh.”

Sponsored Ad

“Iya, bu” sahut menantunya. “Bapakmu mana? Ajakin sekalian taraweh.” lanjut ibu.

Sejak ibu tinggal bersama mereka, hidup keluarga ini berubah. Hingga suatu hari mereka berencana pergi dan mengajak ibu. Namun ada pertentangan batin diantara suami istri ini, mereka merasa tidak tega mengajak ibu pergi ke tempat itu. Tapi akhirnya mereka mengumpulkan keberanian untuk mengajak ibu bersama mereka.

Ibu yang nampak kebingungan, bertanya-tanya ke mana mereka akan pergi. Hingga mereka tiba di suatu tempat yaitu tempat pemakaman umum. Mereka mendekati sebuah pusara yang merupakan peristirahatan terakhir suami ibu mertua ini.

Sponsored Ad

“Ini siapa?” tanya ibu. “Bu, bapak tuh udah lama gak ada” jawab anaknya. Sejak Ramadhan tahun lalu ingatan ibu ini terhenti. Sejak itu, buat ibu tiap hari adalah Ramadhan. Tangis ibu pun pecah ketika anaknya mengingatkan hal itu. Tapi bukan halangan bagi mereka untuk membahagiakan orangtua mereka ini. Ingatan boleh hilang, kasih sayang tetap ada. Jangan lupa bahagiakan orangtua kalian ya.

Sumber : Youtube

Video Rekomendasi :

Kamu Mungkin Suka